Menu

Mode Gelap

polhukam · 5 Apr 2022 04:03 WIB ·

Terkait Carut-Marut Masalah Pupuk Subsidi, Wakil Ketua DPRD Minta Semua Pihak Harus Jujur


					Terkait Carut-Marut Masalah Pupuk Subsidi, Wakil Ketua DPRD Minta Semua Pihak Harus Jujur Perbesar

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Terkait carut marutnya masalah Pupuk bersubsidi di Kabupaten Rote Ndao, Wakil Ketua I DPRD Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, meminta semua pihak baik pemerintah, produsen, distributor, maupun pengecer untuk berbicara jujur mengenai distribusi pupuk ke tiap-tiap kelompok tani di kabupaten Rote Ndao.

“Semua pihak harus jujur bicara sehingga masalahnya ditemukan dan solusi terbaik harus kita sama-sama sepakati termasuk bila perlu kita siapkan anggaran dalam APBD Rote Ndao untuk subsidi kekurangan kebutuhan pupuk real dari petani. Harus ada validasi kembali RDKK, harus ada transparansi dan adil dalam distribusi pupuk subsidi yang ada baru kemudian kita bicarakan alokasi anggaran APBD untuk subsidi, demi petani harusnya kita semua sepakat subsidi pupuk untuk petani.

Selain itu, Paulus Henuk juga meminta agar Perlu dibuka secara transparan kepada publik masalah pengadaan dan penyaluran pupuk subsidi selama ini faktor masalah apa saja dan terjadi pada level mana. Apakah pada produsen, distributor, pengecer atau justru pada pemda karena alokasi pupuk yang tidak sebanding kebutuhan tapi justru malah dibagi dalam 12 bulan?

Untuk diketahui, Rapat Dengar Pendapat terkait masalah pupuk bersubsidi di Kabupaten Rote Ndao telah berjalan selama 4 hari. Jalannya RDP sempat mengalami penundaan dengan alasan yang beragam diantaranya penyajian dokumen distribusi pupuk baik dari distributor maupun pengecer yang kurang lengkap.

Selain kurangnya data yang disampaikan oleh distributor maupun pengecer, pemerintah juga menjadi salah satu sumber persoalan penundaan RDP Pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh DPRD Rote Ndao. Pemerintah terkesan kurang serius mengikuti RDP pupuk subsidi, hal itu dibuktikan dengan kurang siapnya pemerintah dalam mensuplai dokumen pupuk subsidi yang diminta oleh Dewan.

Terkait penundaan RDP pada hari Senin kemarin, Paulus Henuk katakan. Rencananya pelaksanaan RDP pupuk lanjutan dilaksanakan pada hari senin, (04/04/2022) namun sayangnya RDP tersebut tidak dapat dilaksanakan mengingat sampai dengan pukul 14.00 pemerintah tidak hadir dan membawa serta dokumen yang diminta oleh DPRD.

“Kami tunggu sampai dengan pukul 14.00 namun tidak ada pemerintah maupun bgtu juga dengan dokumen yang diminta, oleh karena pemerintah tidak hadir akhirnya teman-teman Dewan pulang, nun setelah sampai di rumah saya kontak pak sekwan ternyata Pemerintah baru menyerahkan dokumen ke Sekretariat DPRD pada hari senin sekira pukul 14.30 WITA. (BNC-01)

Komentar Facebook
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bawaslu Rote Ndao Umumkan Anggota Panwascam Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024

26 Oktober 2022 - 15:47 WIB

DPC Demokrat Rote Ndao Buka Pendaftaran Bacaleg Periode 2024-2029

23 September 2022 - 10:23 WIB

Penetapan 2 Ranperda Pada Sidang II DPRD Rote Ndao Diduga Tidak Sah

12 September 2022 - 16:20 WIB

Rapat Penyempurnaan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Rote Ndao TA.2021 Berlangsung Alot

28 Agustus 2022 - 10:22 WIB

Paulus Henuk Siap Jalankan Perintah Partai, Petrus Pelle Paling Berpeluang Jadi Calon Wabup

30 Mei 2022 - 13:04 WIB

Petrus Pelle Calon Tunggal Ketua DPC Demokrat Rote Ndao

17 Mei 2022 - 08:41 WIB

Trending di polhukam