Sekwan Diduga Menghambat Proses PAW Terhadap Anggota Fraksi Nasdem DPRD Rote Ndao

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Keterlambatan Proses Pergantian Antar Waktu terhadap salah satu Anggota Fraksi Nasdem DPRD Rote Ndao, Olafbert A. Manafe disebabkan karena adanya permainan dari dalam gedung Sasando itu sendiri. Permainan itu diduga kuat dimotori oleh Sekretaris DPRD Rote Ndao Benyamin Koamesah

Demikian disampaikan Ketua Badan Kehormatan DPRD Nur Yusak Ndu’ufi yang dikonfirmasi media ini melalui Telephon selulernya Kamis, (27/05/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, BKD tidak pernah punya niat untuk tidak melakukan proses atau menghambat atau merugikan lembaga DPRD, justru Badan Kehormatan DPRD Rote Ndao telah melakukan proses dan sudah ada hasilnya

Namun sayangnya hasil rapat BKD tersebut tidak mau ditindaklanjuti oleh Sekwan, sebab setelah selesai rapat pihaknya meminta staf pada sekretariat DPRD untuk membuat konsep surat rekomendasi untuk disampaikan kepada Pimpinan DPRD agar segera menindaklanjuti hasil rapat yang dilakukan BKD.

“kami sudah selesai rapat dan sudah ada keputusan. Hanya saja Sekwan tidak mau tindaklanjuti surat ke Pimpinan Dewan untuk berproses lebih lanjut” ungkap Nur Ndu’ufi

Masih menurut Ndu’ufi, dirinya bahkan pernah langsung menanyakan perihal surat tersebut ke salah satu staf yang mendampingi BKD saat melakukan Rapat, namun Staf Sekretariat Dewan tersebut mengaku tidak berani membuat surat tersebut karena dilarang oleh Sekwan.

Sementara itu Sekretaris DPRD Rote Ndao, Benyamin Koamesah yang dikonfirmasi pada hari yang sama di ruang Komisi A DPRD Rote Ndao mengatakan, dirinya tidak punya tanggung jawab untuk mempersiapkan administrasi pendukung bagi BKD, karena sekwan tidak masuk dalam keanggotaan BKD.

Ketika ditanya apakah benar dirinya memerintahkan staf untuk tidak boleh membantu BKD dalam hal menyiapkan surat menyurat, Sekwan katakan hal itu tidak benar, ia mengaku tidak pernah menekan stafnya untuk tidak menyiapkan surat –menyurat untuk BKD.

“itu tidak benar, bagaimana mungkin saya tidak punya tanggung jawab disitu kok, saya mau tekan tekan apa? Kalau mereka mau suruh Staf yang silahkan berhubungan langsung dengan staf yang disuruh” tambah Sekwan

Untuk diketahui, polemik peroses pergantian antar waktu terhadap salah satu anggota Fraksi Nasdem Olafbert A. Manafe mulai bergulir sejak pelantikan Anggota DPRD 11 September 2019 lalu. Hal itu terjadi karena yang bersangkutan dijebloskan ke Penjara oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Kupang setelah kasus yang menjeratnya memiliki kekuatan Hukum tetap di Pengadilan Negeri Kota Kupang.

Usai pelantikan oknum Anggota DPRD tersebut langsungmenjalani Hukuman kurungan badan di Lapas kelas II A kupang, sejak saat itulah lembaga DPRD Rote Ndao mulai menggulirkan rencana PAW terhadap yang bersangkutan, namun sayangnya proses tersebut rupanya tidak berjalan mulus, meski secara aturan Olafbert A. Manafe harus sudah diberhentikan tetapi BKD sebagai ujung tombak dalam proses tersebut seakan menemui jalan buntuh, hingga akhirnya sampai saat ini proses PAW terhadap yang bersangkutan masing terkatung-katung (BNC01)

Pos terkait