Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 15 Mar 2022 23:15 WIB ·

Reses Di Mbueain dan Oelolot Waket Komisi A DPRD Rote Ndao Terima Banyak Keluhan Masyarakat


					Reses Di Mbueain dan Oelolot Waket Komisi A DPRD Rote Ndao Terima Banyak Keluhan Masyarakat Perbesar

Rote Ndao, BERITA NTT.com- Wakil Ketua Komisi A DPRD kabupaten Rote Ndao Adrianus Pandie menggelar Reses di Desa Mobeain dan Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao Selasa, 15/03/2022.

Dalam reses tersebut Adrianus menyampaikan beberapa program kegiatan yang telah diperjuangkan untuk masyarakat dari Daerah Pemilihan Rote Ndao III yang meliputi Kecamatan Rote Barat Daya, Kecamatan Rote. barat dan Kecamatan Ndao Nuse.

Beberapa program yang telah diperjuangkan meliputi, 17 Kilo Meter jalan Aspal, Rehabilitasi 4 buah embung serta bantuan ekonomi kerakyatan sebanyak 3 kelompok, rehab Sekolah 4 unit, serta 2 kilo meter rabat beton.

Adrianus Pandie juga menyoroti tindakan Bupati yang hingga saat ini tidak melantik Empat Kepala Desa hasil Pilkades Tahun 2020 lalu, sementara dalam Pembahasan Anggaran Perubahan Tahun 2021 lalu melalui Kadis PMD Rote Ndao dihadapan Komisi A pemerintah telah berjanji akan segera melantik kembali 4 Kepala Desa tersebut.

Selain itu, Warga yang ikut berpartisipasi dalam reses tersebut memberikan apresiasi kepada Adrianus pandie yang tetap konsisten melaksanakan reses setiap tahun, apresiasi tersebut juga disampaikan atas perjuangan Wakil Ketua Komisi A itu atas perjuangannya sehingga banyak program yang turun ke Kecamatan Rote Barat Khususnya Desa Mboeain meskipun belum semua usulan rakyat dijawab oleh pemerintah.

“Trima kasih karena kami tidak salah memilih pemimpin masyarakat yang betul-betul memperjuangkan kepentingan masyarakat seperti yang kami saksikan saat ini, sebagai orang tua saya percaya kami mengangkat seorang wakil rakyat dari desa Mboeain ini benar-benar orang yang tidak pernah meninggalkan saudara-saudara yabg ada di wilayah ini” ungkap Agustinus Nalle.

Selain Apresiasi, Masyarakat juga menitipkan beberapa keluhan ke pundak Putra Mboeain itu untuk diperjuangkan di Lembaga Dewan terhormat, diantaranya masalah jaringan air bersih di dusun sai yang mana sejak Rote Ndao belum. Menjadi kabupaten sampai saat ini Dusun Sai tidak pernah menikmati air Bersih. Ironisnya Pemerintah sejak Tahun 2019 lalu Dusun Sai ditetapkan menjadi kampung KB namun sayangnya pencanangan kampung KB tersebut tak diikuti dengan program lain seperti jaringan air bersih yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami di dusun sai ini sudah lama jadi Kampung KB, tapi sayangnya petugas dari kabupaten hanya datang sosialisasi habis pulang, ibaratnya hanya menghabiskan uang tanpa ada asas manfaat bagi kami, kami sudah pernah usulkan tolong kami dibantu jaringan air bersih tetapi tidak ada jawaban sampai. Saat ini” ungkap Mario Koten seraya memohon kepada Wakil Ketua Komisi A DPRD Rote Ndao untuk memperjuangkan apa yng menjadi pergumulan warga Sai selama bertahun-tahun ini.

Selain itu. Warga juga meminta peningkatan sekaligus perluasan Jalan Mbe’e yang mana lokasi tersebut biasa dipakai oleh para petani rumput laut untuk mengangkut hasil laut. Saat ini jalan sudah sangat buruk sehingga banyak pengguna kendaraan roda dua mengalami kecelakaan saat melintasi jalan tersebut.

Warga juga mempertanyakan masalah Dana seroja yang hingga saat ini belum ada kejelasannya. Warga meminta agar Lembaga Sebagai wakil rakyat anggota DPRD bisa melakukan pengawasan terkait dengan penyaluran dana seroja tersebut.

Menanggapi usulan yang ada, Adrianus Menyanggupi usulan-usulan tersebut dan akan memperjuangkan bersama dengan rekan-rekan DPRD lainnya di Lembaga Dewan, namun Adrianus meminta pengertian Masyarakat mengingat kondisi keuangan di kabupaten rote ndao selama kurang lebih dua tahun terakhir ini yang mengalami pemotongan anggaran cukup besar untuk penanganan covid-19 sehingga sejumlah program kegiatan pelayanan kemasyarakatan terpaksa harus dibatasi.

Sementara terkait dengan Dana Seroja, Adrianus katakan, untuk dana seroja tahapan uji publik sudah selesai dilakukan oleh dinas teknis, dan saat ini sudah memasuki tahapan verifikasi dan validasi, kita harapkan dalam waktu dekat semua tahapan itu sudah bisa diselesaikan oleh pemerintah agar dana seroja bisa segera dibayar kepada masyarakat.

Untuk diketahui dalam reses perdana tahun 2022 ini, Adrianus laksanakan di tiga lokasi berbeda yakni di Dusun Sai Desa Mboeain, Desa Oelolot kecamatan Rote Barat dan Desa Oeno Kecamatan Rote Barat Daya.

Dalam sisa reses tiga tahun terakhir mendatang adrianus mengaku dirinya telah membangun kesepakatan bersama konstituen agar anggaran tersebut disumbangkan ke rumah-rumah ibadah.

“saya memang sudah membangun komunikasi dengan konstituen untuk kita sedikit merubah pola pemanfaatan dana reses ini yang sebelumnya lebih bersifat konsumtif kita rubah agar lebih bermanfaat kita bagi-bagi ke rumah ibadah, namun reses tetap dilakukan karena itu sudah amanat aturan yang tidak boleh dilanggar” ungkap Adrianus. (BNC-01)

Komentar Facebook
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Chatavenue Evaluate 2022 Every Thing You Have To Learn About It!

7 Desember 2022 - 14:20 WIB

Fact And Lies: My Girl Fund A Scam? A Factual Review, And Case Study

7 Desember 2022 - 10:03 WIB

Campirates Review 2022: What Are You Capable To Get On Campirates Webcam Site?

7 Desember 2022 - 01:21 WIB

12 Adult Sex Chat Roulette Sites Best For Cam To Cam Whoagirls

7 Desember 2022 - 01:00 WIB

Free Live Sex Chat Rooms Video Sex Chat

7 Desember 2022 - 00:34 WIB

Stripchat Evaluation Every Thing A Model Needs To Know

7 Desember 2022 - 00:12 WIB

Trending di Daerah