Pelaku Pembunuhan di Pantai Baru diamankan Polisi

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Setelah melewati proses penyelidikan yang memakan waktu kurang lebih 12 hari, Jajaran Satreskrim Polres Rote Ndao dan Polsek Pantai Baru akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Melkias Patola (57) warga Rt/Rw. 001/001 Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao.

Hal itu disampaikan Kapolres Rote Ndao AKBP Felli Hermanto, SIK, M.Si yang di dampingi Kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU Yames Jems Mba’u, KBO Reskrim dan Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo kepada awak media dalam Konferensi Pers di Mako Polres Rote Ndao Kamis (08/10/2020) pagi

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan Pers itu Kapolres mengatakan sejek diterimanya laporan terkait adanya penemuan mayat pada tanggal 24 September 2020 unit Gabungan Reskrim Polres Rote Ndao dan Polsek Pantai Baru langsung melakukan olah TKP. Sehingga dari hasil olah TKP dan pengembangan lanjutan yang dilakukan, unit Gabungan Berhasil mengamankan pelaku dengan inisial AB (67) di kediamannya pada hari Rabu, 07 Oktober 2020 dan langsung diamankan di Sel tahanan polres Rote Ndao untuk proses hukum selanjutnya

Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yg dipakai untuk menghabisi korban berupa Sebilah Parang dengan panjang isi kurang lebih 43 cm dan sarung parang terbuat dari kayu dengan panjang kurang lebih 41 cm, dua buah pelepah Lontar dengan panjang kurang lebih 150 cm.

Selain itu Polisi juga mengamankan pakaian yang dipakai pelaku saat menghabisi nyawa korban berupa Baju kaos Loreng tanpa lengan dan celana pendek kain berwarna biru les hitam.

Ketika ditanya terkait motif pelaku dalam menghabisi Nyawa korban, Kapolres menjelaskan motif pembunuham terbut adalah Dendam, karena sebelum korban dihabisi oleh pelaku sudah terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban pada awal bulan juli 2020 lalu.

Pertengkaran tersebut dikatenakan pelaku memotong Rumput di lokasi Konakadik namun saat itu Korban melarangnya dengan alasan bahwa rumput di kokadil adalah miliknya.

Tidak hanya itu, dalam pertengkaran tersebut korban juga melontarkan kata-kata “Orang Miskin”, hal itulah yang membuat pelaku Tersinggung dan menyimpan dendam dan berniat menghabisi Korban.

Atas perbuatannya itu, Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 338 KUHP Subsider pasal 34 ayat (2) KUHP Lebih Subsider pasal 351 ayat (3) KUHP (BNC 01)

Pos terkait