Lawan SKB Tiga Menteri, Bupati Rote Ndao Tetap Pekerjakan ASN Mantan Napikor

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Surat Keputusan Bersama Tiga Mentri yang ditandatangani bersama oleh MenPAN-RB, BKN, dan Mendagri soal pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Aparatur Sipil Negara ASN) yang melakukan Tindakan Pidana Korupsi dan telah Memiliki kekuatan hukum tetap tidak serta Merta membuat Bupati Rote Ndao tunduk dan menjalankan Keputusan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulina Haning -Bullu justru bersikeras untuk tetap mempekerjakan Sejumlah ASN Mantan Napikor pada Lingkup Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao.

Pantauan media ini, Sejumlah ASN Mantan Napikor hingga kini masih menjalani Tugas mereka seperti biasa, bahkan ada beberapa dari mereka yang justru dipercayakan menduduki jabatan Eselon II.

Hingga berita ini diturunkan Wartawan media ini belum mendapatkan informasi yang jelas soal alasan Bupati tetap mempekerjakan ASN mantan Napikor, wartawan BERITA NTT.com telah berupaya melakukan konfirmasi terhadap Bupati Rote Ndao melalui WhatsApp sejak tanggal 11Agustus 2020 namun tidak mendapatkan jawaban dari Bupati,

Wartawan BERITA NTT juga mencoba melakukan Konfirmasi terkait hal itu melalui Kepala Bagian Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao, Hangri Bessie melalui Pesan WhatsApp namun beliau menyarankan agar Wartawan langsung menghubungi Kepala Bagian Hukum,

“Langsung ke pak kabag hukum saja kk” jawab Kabag Humas melalui WhatsApp,

Wartawan media ini berupaya melakukan Konfirmasi kepada Kabag Hukum Setda Rote Ndao Handry Mooy namun yang bersangkutan juga enggan memberikan Tanggapan, beliau justru mengarahkan Wartawan untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Sekda Rote Ndao selaku Pejabat yang berwenang

“Terkait hal ini langsung komunikasi dengan Pak Sekda selaku Pejabat Yang Berwenang” jawab Handri Mooy.

Guna mendapatkan jawaban yang pasti mengenai Dasar hukum yang dipakai oleh pemerintah sehingga tetap mempekerjakan ASN Mantan Napikor Wartawan BERITA NTT.com mengirimkan pertanyaan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Jonas M.Selly melalui WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban dari Sekda Rote Ndao terkait dengan pertanyaan dimaksud meski tampak Sekda sudah membaca Pesan WhatsApp yang dikirim oleh wartawan media ini.

Untuk diketahui, pada Bulan April 2019 lalu Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu telah menandatangani SK Pemberhentian terhadap ASN Mantan Napikor di lingkup Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, namun belum genap Sebulan tepatnya pada Tanggal 24 Mei 2019 Bupati Kembali mengeluarkan SK Pengaktifan kembali Sejumlah ASN mantan Napikor Yang telah diberhentikan Tidak Dengan Hormat.

Bermodalkan SK pengaktifan kembali itu, sejumlah ASN Mantan Napikor kembali bekerja seperti biasa hingga saat ini,

Ironisnya, pada awal bulan Juli 2020 Bupati kembali mengeluarkan SK pemberhentian Gaji Sementara sejumlah ASN mantan Napikor, namun mereka tetap diijinkan untuk menjalankan Tugas-tugas pemerintahan seperti ASN lainnya. (BNC01)

Pos terkait