Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 24 Sep 2021 14:08 WIB ·

Kadis Perindag : Kelangkaan BBM Akibat Keterlambatan Pengangkutan


					Kadis Perindag : Kelangkaan BBM Akibat Keterlambatan Pengangkutan Perbesar

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Kelangkaan BBM di kabupaten Rote Ndao Beberapa hari terakhir disebabkan karena keterlambatan pengangkutan BBM dari Depo Pertamina di Tenau Kupang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas PerindagKop Kabupaten Rote Ndao, Johni Manafe yang dihubungi media ini melalui telephon Selulernya Jumat, (24/09/2021) sekira pukul 19.05 Wita.

Dikatakannya, terkait kelangkaan BBM yang terjadi di kabupaten Rote Ndao beberapa hari terakhir karena kapal pengangkut BBM milik Dua Pengusaha APMS yang ada di Rote Ndao terlambat melakukan bongkar muat BBM di Depo milik Pertamina Kupang akibat banyaknya kapal Kargo yang masih parkir di pelabuhan Tenau Kupang.

Menurut Johni pihaknya sudah komunikasikan baik ke pihak APMS Niti Susanto maupun ke Pihak APMS REI, Alasan yang disampaikan pihak Nitisusanto bahwa Kapal milik mereka saat ini belum bisa merapat ke Pelabuhan Tenau untuk mengangkut BBP karena Masih menunggu Kapal Kargo yang sedang melakukan bongkar Muat di pelabuhan Tenau Kupang,

Sementara pihak APMS REI yang dikonfirmasi mengaku saat ini Kapal BBM miliknya sedang melakukan pembongkaran BBM di Sabu Raijua dan setelah selesai bongkar di Sabu akan langsung berangkat menuju Rote Ndao.

Ketika ditanya sejauh mana pengawasan Dinas Perindag dalam memastikan BBM yang dijual ke masyarakat takarannya sesuai dengan takaran normal Johni katakan, selama ini pihaknya selalu memantau penjualan BBM yang dilakukan oleh para pengecer, bahkan pihaknya juga sudah berulangkali memberikan teguran kepada pihak Pengecer yang nakal namun biasanya teguran itu tidak bertahan lama.

“Kami selalu pantau penjualan BBM di seluruh Rote Ndao, dalam pemantauan itu kami juga sering menegur para pengecer BBM yang menjual diatas harga dan mengurangi takaran Minyaknya, namun biasanya itu tidak bertahan lama, selalu saja ketika kita jalan para pengecer kembali berulah.

Dalam waktu dekat ini, Kadis perindag mengaku dirinya akan memanggil sub penyalur guna memastikan agar semua BBM yang diberikan kepada para pengecer sesuai dengan ukuran dan dengan harga yang telah ditentukan sehingga pengecer tidak menaikan harga semau mereka.

Johni juga menegaskan setelah adanya pertemuan nanti jika masih ada Pengecer maupun Sub penyalur yang ketahuan menjual tidak sesuai ketentuan maka akan dikenakan sanksi tegas (BNC-01)

Komentar Facebook
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rapat Penyempurnaan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Rote Ndao TA.2021 Berlangsung Alot

28 Agustus 2022 - 10:22 WIB

Ajak Orang Muda Cintai Budaya dan Rohani, Sekolah Tunas Gloria Gandeng KOXI NTT Gelar Mega Konser

20 Agustus 2022 - 08:47 WIB

Momentum Perayaan HUT RI Ke 77 Warga Naimata Keluhkan Akses Jalan dan Lampu Penerangan

18 Agustus 2022 - 07:41 WIB

Tim Eforbia Juarai 1 Jambore PAR Wilayah Midosinal

6 Mei 2022 - 08:53 WIB

WARGA SEBUT NAMA ANTON SAAT HADANG TRUK BERMUATAN PUPUK SUBSIDI

10 April 2022 - 22:55 WIB

WARGA DUSUN SAI BUTUH AIR BERSIH

10 April 2022 - 22:54 WIB

Trending di Berita Terkini