Hari Ini 11 Masjid di Rote Ndao Mulai Gelar Shalat Jumat

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Seiring diberlakukanya New Normal oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rote Ndao membolehkan 11 masjid yang ada di kabupaten terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu untuk mengelar shalat Jum’at mulai hari ini, Jumat (12/6).

Demikian disampaikan Ketua MUI Rote Ndao H Ahmad Kosso yang ditemui saat melakukan pemantauan kesiapan pelaksanaan shalat Jumat perdana di masa New Normal di Masjid Al Ikhwan, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Jumat (12/6) pagi.

Kosso menjelaskan, shalat Jumat sudah bisa dijalankan di masjid-masjid yang ada di Rote Ndao, dengan merujuk dan mencermati Surat Edaran Menteri Agama RI, Fatwa MUI, Penegasan Gubernur NTT, dan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao serta Forkopimda dan unsur terkait lainnya.

Ditambahkannya, pelaksanaan shalat Jumat pada masa New Normal ini tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, di mana pengaturan jarak, menggunakan masker, bawa sajadah sendiri, di tempat wudhu juga disiapkan sabun untuk cuci tangan walaupun sudah lakukan wudhu di rumah masing-masing.

Ia menambahkan, MUI juga telah mengeluarkan Maklumat yang sudah diteruskan kepada para imam masjid yang pada pokoknya menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Bahwa terhitung Jum’at 12 Juni 2020, masjid/mushollah dapat
melaksanakan Shalat Jum’at dan Shalat Fardhu secara berjama’ah di masjid/musholah sebagaimana mestinya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka Mencegah Penularan Wabah Covid-19;
2. Pengurus Masjid wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan fasilitas cuci tangan, melakukan penyemprotan
disinfektan dan mensterilkan lokasi masjid;
3. Pengurus Masjid dapat membentuk Tim Gugus Tugas di masjid masing-masing, agar dapat memperlancar penerapan protokol kesehatan secara baik dan efektif;
4. Bagi jama’ah yang akan melaksanakan sholat berjama’ah di masjid, agar menyiapkan perlengkapan sholat dari rumah masing-masing;
5. Bagi jama’ah yang sedang sakit (Flu, Demam dan Batuk), Anak-anak yang belum baligh dan perempuan untuk sementara tidak melaksanakan sholat berjama’ah di masjid;
6. Jamaáh berkewajiban mengindahkan setiap ikhtiar, baik dari pemerintah maupun MUI yang bertujuan menjaga keselamatan jiwa (hifdzun nafs) serta keberlangsungan hidup bersama;
7. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir dan membaca Qunut Nazilah disetiap sholat fardhu, shalawat, sedekah, berdoa kepada Allah SWT agar wabah covid-19 segera berakhir.

“Kami harapkan dengan maklumat ini pelaksanaan shalat di masjid-masjid yang ada di Rote Ndao berjalan tertib dan aman, sehingga kita semua terhindar dari Covid-19,” pungkasnya.

Staf Imam Masjid Al Ikhwan Zulkifli Harun yang juga Ketua Bidang Fatwa MUI Rote Ndao mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan Remaja Masjid Al Ikhwan dalam rangka pembukaan kembali shalat Jumat di masjid tersebut, mulai dari penyemprotan disinfektan, penyediaan masker kepada umat yang kebetulan lupa menggunakan masker, dan juga pengaturan jarak antara masing-masing umat yang melakukan shalat.

Menurutnya, jika kondisi normal masjid Al Ikwan bisa menampung 300 orang, namun dalam kondisi ini telah disetting untuk 160 orang di dalam, selebihnya kalau umat yang hendak mengikuti shalat membludak, maka bisa menggunakan teras dan emperan juga. Selain itu, ada tempat khusus yang digunakan untuk beribadah saat masjid tersebut sementara dalam pengerjaan.

“Jadi protokol kesehatan dalam pelaksanaan shalat di Masjid Al Ikhwan tidak ada masalah karena sudah diantisipasi,” katanya. (Hendrik)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *