Denyson Mooy : Soal Pemalsuan Tandatangan Itu Urusan Sekretariat

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Menanggapi pemberitaan mengenai Pemalsuan Tandatangan Kwitansi yang terdapat dalam Dokumen LPJ Penggunaan Dana Partai Tahun Anggaran 2019 Partai Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Rote Ndao, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Rote Ndao Drnyson Mooy menggelar Konferensi Pers di Sekretariat Partai di kawasan Lekioen.

Konferensi Perss yang digelar Senin (30/11/2020) pagi itu dihadri oleh beberapa Pengurus DPC dan awak media.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan Itu, Denyson Mooy mengaku, soal dugaan pemalsuan Tandatangan yang ada dalam Dokumen LPJ tersebut merupakan urusan rekan-rekannya di Sekretariat sebab yang mengurus soal dokumen tersebut adalah Pihak Sekretariat.

“Jadi begini, kalau terkait administrasi yah itu urusan teman-teman di Sekretariat, waktu itu saya mengarahkan untuk mencari Ibu Erna guna dimintai Tandatangan namun mungkin karena dicari tidak dapat dan mungkin ada terjadi seperti itu yah silahkan kalau ada yang merasa dirugikan bisa menempuh jalur Hukum” ungkap Denyson Mooy

Meski demikian Denyson Mooy mengaku tetap bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh rekan-rekan Sekretariat.

Sedangkan terkait biaya penyewaan mobil Deny menjelaskan bahwa Saat itu pihaknya tidak hanya menggunakan mobil milik Rony Rental melainkan ada dua penyedia Jasa Rental lainnya yang juga mereka pakai yakni Rental Jarot dan Engky Rental.

Namun saat hendak dimintai kwitansi pembayaran Kedua Pemilik jasa rental tersebut berhalangan dan meminta agar kwitansinya disatukan dengan Penyedia jasa Rony Rental.

Wartawan media ini telah mencoba untuk mendapatkan informasi dari dua penyedia Jasa rental yang disebut Ketua DPC PDI-Rote Ndao tersebut namun hingga berita ini diturunkan kedua orang tersebut belum berhasil dihubungi

Berdasarkan penelusuran Media ini terdapat Dua Kwitansi Pembayaran atasnama Rony Rental yakni Kwitansi dengan Nomor BKU : 8 senilai Rp. 10.000.000 dan Kwitansi Nomor BKU : 11 dengan Nilai pembayaran sebesar Rp. 5.000.000

Ironisnya kwitansi pembayaran yang nilainya Rp. 5.000.000 tidak menggunakan cap stempel sedangkan kwitansi yang nilainya Rp. 10. 000.000 dilengkapi dengan cap stempel milik Rony Rental, meski demikian Rony yang dikonfirmasi media ini sebelumnya mengaku bahwa tandatangan pada kwitansi tersebut adalah bukan miliknya.

Sementara Itu, Ny. Erna Tomasui yang dikonfirmasi media ini Senin (30/11/2020) mengaku tidak pernah ada orang dari sekretriat PDI-P Kabupaten Rote Ndao yang mendatanginya untuk menandatangani Kwitansi Penyewaan Sekretariat.

Menurutnya, soal Pembayaran Biaya Sewa Gedung sekretariat DPC PDI-P ditahun 2019 sudah Ia terima dari Bendahara DPC PDIP Dicson Suwongto namun yang ia pertanyakan adalah Kwitansi Dengan Nomor BKU : 4 yang mana didalamnya diterangkan bahwa dirinya telah menerima Uang sebesar Rp.10.000.000 untuk pembayaran Sewa Gedung Sekretariat DPC PDI-P kabupaten Rote Ndao untuk Tahun 2020,

” saya tidak ada masalah dengan Pak Dikson Suwongto, karena pembayaran Sewa Sekretariat untuk Tahun 2019 sudah saya terima dari yang bersangkutan, yang saya permasalahkan kenapa ada kwitansi yang menerangkan bahwa saya terima biaya sewa sekretariat untuk Tahun 2020, sementara saya tidak pernah terima uangnya, ditambah lagi Tandatangan itu palsu bukan tandatangan saya” tambah Ny.Erna (BNC-01)

Pos terkait