beritantt.com
Menu

Cegah Virus Corona, Gereja Paulus Busalangga Disteril Gunakan Cairan Disinfektan

0 87

Rote Ndao, BERITA NTT.com- Dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona, Pemuda Gereja Paulus Busalangga melakukan Sterilisasi gedung gereja Paulus Busalangga.

Sterilisasi Gedung jemaat Paulus Busalangga tersebut dipimpin langsung oleh Pdt. Modester Soeki -Loilaly, S.Th bersama Ketua Pemuda Paulus Busalangga Robi Welem Nalle, S.Km dana beberapa pengurus.

Robi Welem Nalle, yang dikonfirmasi media ini melalui telepon selulernya Minggu (22/03/2020) petang membenarkan adanya kegiatan penyemprotan gedung gereja Paulus Busalangga menggunakan cairan Disinfektan yang diracik sendiri.

Menurutnya, Langkah yang diambil oleh pihaknya berangkat dari adanya berbagai informasi yang didapat dari berbagai media dan juga dari pengalaman yang sudah dilakukan oleh pihak-tertentu diwilayah lain,

” Racikan cairan Disinfektan ini kami dapatkan dari berbagai sumber media dan juga ada orang-orang yang sudah pakai di wilayah lain seperti di Kupang dan di beberapa wilayah di NTT” Kata Robi.

Masih menurut Robi, Cairan Disinfektan yang diracik berupa 1(satu) liter air dicampur dengan dua tutup botol Bayclin ditambah dengan dua tutup botol wipol atau sejenisnya, ditambahkan dengan Cairan Pewangi laintai secukupnya, kemudian cairan tersebut disemprotkan pada area yang biasa dipegang atau dipakai oleh Jemaat maupun Pendeta pada saat kebaktian berlangsung

Pada kesempatan itu, Robi Memgajak seluruh Pemuda Fimanapun berada agar menagmbil peran dalam memberantas Virus mematikan ini mulai dari Dalam gereja masing-masing.

Selain itu Robi juga mengajak para pemuda di Kabupaten Rote Ndao untuk membuat racikan cairan Disinfektan seperti yang mereka campurkan mengingat bahan-bahan yang dipakai sangat Mudah didapatkan dan terbukti dapat membunuh berbagai bakteri.

“Saya ajak semua pemuda di Rote Ndao agar kita sama-sama mulai membuat racikan cairan seperti yang kami buat, sehingga minimal dapat kita pakai untuk melindungi orang-orang yang ada didalam rumah kita masing-masing” tambah Robi.

Terkait dengan Himbauan Sinode GMIT agar jemaat Gereja Dapat melakukan Ibadah hari Minggu dari rumah masing-masing, Robi katakan, terkait dengan Himbauan tersebut kusus di Jemaat Paulus Busalangga Pihak gereja masih tetap melakukan Ibadah hari Minggu di Gereja, namun tetap mematuhi ketentuan yang dianjurkan oleh pemerintah maupun Sinode soal jarak tempat Duduk dan kesiapan fasilitas cuci tangan bagi jemaat, dan juga Himbauan untuk tidak berjabatan tangan antar sesama jemaat maupaun pendeta juga tetap dijalankan

“Untuk Minggu ini kami tetap gereja Kaka, Sekarang kami sedang siap untuk Ibadah sore Kaka, tapi kami tetap berpatokan pada anjuran pemerintah, sepeti jarak harus satu meter kiri,kanan, muka, belakang. Kami juga siapkan Cairan Disinfekta didepan gereja untuk jemaat yang akan melakukan cuci tangan sebelum masuk gereja. Kata Robi dibalik teleponnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini Di Kabupaten Rote Ndao belum ada kasus Virus Corona Positif, namun Dinas Kesehatan mencatat ada beberapa orang yang sudah ditetapkan sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan)

Namun, kepala Dinas Kesehatan drg. Suardi, saat dihubungin media ini, tidak merincikan berapa jumlah ODP yang ada di Wilayah Kabupaten Rote Ndao hingga saat ini. (Hendrik)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More