Bhabin Kamtibmas Desa Oeseli Ringkus Pelaku Pembomman Ikan

  • Whatsapp

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Bhabin Kamtibmas Desa Oeseli Polsek Rote Barat Daya Polres Rote Ndao Brigpol. Marsel B.W. Henuk Berhasil meringkus tiga Orang Nelayan yang sering melakukan aktifitas Penangkapan ikan di Perairan Rote Ndao menggunakan Bahan Peledak, Kamis (12/11/2020) siang

Kapolres Rote Ndao AKBP Filli Hermanto, SIK melalui Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPDA Anam Nurcahyo membenarkan adanya penangkapan Terduga pelaku pembomman ikan yang dilakukan oleh Anggota Polsek Rote Barat Daya.

Bacaan Lainnya

Menurut Anam, Penangkapan pelaku pembomman ikan tersebut bermula adanya informasi dari Masyarakat sekitar terlait adanya aktifitas Pembomman ikan yang sering dilakukan oleh Oknum Nelayan diperairan Wilyah Hukum Polsek Rote Ndao.

Berkat informasi tersebut, Brigpol Marsel Henuk dibantu beberapa warga sekitar langsung menuju perairan sekitar Pulau Heliana guna memastikan kebenaran informasintersebut, setelah mendapatkan kepastian soal aktifitas Pembomman Ikan tersebut, Brigpol Marsel Henuk langsung menghubungi Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Rote Barat Daya.

Sekitar Pukul 13.40 wita, Kanit Reskrim Polsek Rote Barat Daya BRIPKA Ricky Henukh, bersama Brigpol Marsel Henuk dan beberapa aparat polisi lainya, langsung menuju TKP di perairan Batu Heliana menggunakan Perahu Motor Body milik warga pantai Oeseli.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 10 menit rombongan Kepolisian dari Sektor Rote Barat Daya langsung mengejar Para pelaku. Aksi kejar -kejaran pun terjadi akibat Para Pelaku berusaha untuk melarikan diri menuju Pulau Landu Thie. Namun berkat kesigapan Para Angota Polsek Rote Barat Daya akhirnya para terduga pelaku berhasil ditangkap”

“Drama pengejaran sempat terjadi kurang lebih selama satu Jam, sebelum akhirnya Para terduga Pelaku berhasil ditangkap” ungkap Anam

Tiga Orang terduga pelaku Pembomman ikan yang berhasil diamankan itu antara lain, Jakob Boak alias Dakon ( laki 50 tahun) yang beralamat desa Dolasi, Kecamatan Rote Barat Daya, Anias Ressie (Laki 34 tahun) yang juga beralamat di desa Dolasi, Dharma Nalle ( laki 30 tahun) alamat di desa Fuafuni.

Selain mengamankan terduga pelaku pembomman ikan, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit perahu motor/body,1 buah kompresor, selang kompresor warna kuning, 2 buah kaki bebek, 1 buah Snorkel, 3 buah kacamata selam, 1 buah regulator.

Dari hasil interogasi awal di TKP, didapati bahwa pelaku atas Nama Jakob Boak adalah pelaku yang membuat dan menyimpan Bahan Peledak di tempat tinggalnya di Deranitan, desa Dolasi. Anggota SAT Reskrim bersama anggota SAT PolAir yg dipimpin langsung oleh Kasat Polair, IPTU Yosef Suyitno Soloilur, langsung menuju ke rumah Jakob Boak sekitar pukul 17:30 wita, untuk mengambil Barang Bukti yang digunakan sebagai bahan untuk membuat Bahan Peledak.

Sesampainya di rumah Jakob Boak, petugas mendapati barang bukti lainya berupa, 9 buah botol kaca bekas, 15 buah kaleng alumunium bekas, 3 bungkus plastik pupuk calcium ammonium nirate, bermerk “cantik” Tumpukan bungkus korek api bekas, Tumpukan anak lidi korek api, 1 lembar terpal warna hitam dan 1 gulungan benang/sumbu.

Saat ini Para pelaku dan semua barang bukti telah diamankan oleh Aparat Polisi guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Maaih menurut Anam, Para terduga pelaku akan dikenakan Pasal 84 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah di ubah dan di tambah dengan UU No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara (BNC01)

Pos terkait