Wabup Benarkan Sejumlah ASN Mantan Napi Korupsi Diaktifkan Kembali

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, SE.,M.Si membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah mengaktifkan Kembali Sejumlah ASN Mantan Narapidana Korupsi yang sebelumnya Dipecat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati saat dikonfirmasi Media ini disela-sela mengikuti Upacara HUT Polri yang ke 73 tingkat Polres Rote Ndao Selasa (10/7/2019)

Kala itu Wabup mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti jumlah ASN yang diaaktifkan kembali, namun ia mengetahui adanya ASN Mantan Napi yang telah kembali bekerja, setelah sebelumnya dirumahkan.

Ketika ditanya soal Dasar Hukum yang dipakai pemerintah untuk mengaktifkan kembali ASN Mantan Napi Korupsi tersebut, Saek mengaku dirinya tidak mengetahui dasar hukumnya, dan meminta wartawan untuk mengkonfirmasi langsung ke Bupati sebap Bupati yang lebih berhak menjelaskan itu.

“Kalau dasar hukumnya nanti Tanya di Ibu Bupati saja karena SK nya ditandatangani oleh Bupati, saya tdak bisa menjelaskan hal itu” ungkap Saek

Informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, Bupati Rote Ndao Paulina Haning -Bullu telah mengeluarkan SK untuk mengaktifkan kembali sejumlah ASN yang telah diberhentikan olehnya.

Advokad PERADI yang juga adalah Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) wilayah NTT Meridian Dewanta Dado, SH yang dikonfirmasi media ini melalui telepon seluler mengatakan, merujuk pada Aturan SKB tiga menteri yang telah dikeluarkan belum lama ini maka wajib hukumnya Bupati memberhentikan ASN yang tersangkut Kasus Korupsi tanpa ada tawar menawar.

Menurut Meridian, tindakan yang dilakukan oleh Bupati Rote Ndao dengan mengeluarkan SK untuk Mengangkat kembali ASN yang sudah diberhentikan karena Kasus Korupsi adalah Tindakan Melawan Hukum dan Bupati dapat diberi sangsi oleh Mendagri atau Presiden (Hen)