Tim KPK Turun Ke Ngada, Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Bagi DPRD

Bajawa, BERITA NTT.com – Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menciptkan sistim pemerintahan yang bebas Korupai terus dilakukan,

Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) yang merupakan ujung tombak pencegahan Korupsi, terus mendorong unsur penyelanggara pemerintahan baik di Pusat maupun di Daerah untuk menghindari perbuatan yang berpotensi terjadinya Korupsi.

Bidang Pencegahan koordinator Wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Rabu, 30 November 2019 lalu melaksanakan program sosialisasi dan pembekalan bagi Anggota DPRD Kabupaten Ngada.

Selain di Kabupaten Ngada, Rencananya, Bidang Pencegahan KPK RI juga akan menyambangi seluruh Kabupaten di NTT untuk melakukan Sosialisasi pencegahan Korupsi bagi Penyelenggara pemerintah di Daerah, demikian disampaikan Alfi Rahman Waluyo dari Bidang Pencegahan KPK RI kepada Media ini.

Menurutnya Program ini merupakan upaya Pencegahan korupsi oleh KPK berupa pembekalan kepada para Anggota DPRD yang baru saja dilantik,guna menghasilkan daerah yang bersih, transparan, akuntabel demi meningkatkan kesejahteraan daerah.

Alfi R .Waluyo, dari Bidang Pencegahan KPK RI wilayah Koordinasi NTT kepada wartawan mengatakan pihaknya mempunyai satu tugas untuk memastikan tata kelola pemerintah daerah berjalan dengan baik. ” Yang mana kita melaksanakan melalui program pemberantasan korupsi berintegrasi.

Lanjutnya, kunjungannya saat ini, hanya menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Ngada kepada wakil rakyat dan progres yang di capai oleh Pemerintah Kabupaten.

“Kami juga lakukan sosialisasi anti korupsi dimana kami melihat bahwa anggota DPRD Ngada ini, banyak yang baru terpilih,”bebernya.

” Kami harap bahwa para anggota DPRD dapat memahami bahaya serta pentingnya tindak pidana korupsi sehinga Pengetahuan yang ada itu menjadi benteng bagi para wakil Rakyat sehibga terhindar dari tindak pidana korpusi,serta Membantu melakukan pengawasan terhadap pelaksaan program tindak korupsi khusunya Kabupaten Ngada,” ungkapnya (**)