Politisi PKB Tuding Rekrutmen TKD di Rote Ndao Sarat Kepentingan Politik

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang juga adalah ketua Fraksi PKB DPRD Rote Ndao, Anwar Kiah menuding rekrutmen Tenaga Kontrak Daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2019 oleh pemerintah Kabupaten Rote Ndao sarat dengan kepentinga politik dari kelompok tertentu.

Hal ini disampaikan Anwar Kiah saat dikonfirmasi media ini Rabu (12/06) terkait masalah Tenaga Kontrak Daerah yang terjadi di Rote Ndao akhir-akhir ini.

Dikataknya, pemerintah tidak konsisten dengan kesepakatn antara DPRD dan Pemerintah yang diwakili Oleh Sekda dalam sidang APBD induk Tahun Anggaran 2019 yang digelar beberapa waktu lalu.

sebelum Penetapan APBD TA. 2019 lalu, menurut Anwar. pihaknya telah meminta pepemrintah melalui Sekda Rote Ndao Jonas M Selly agar dalam rekrutmen TKD Tahun anggaran 2019 tidak boleh ada tenaga Kontrak baru melainkan lebih mengutamakan TKD yang sudah ada, mengingat ada pengurangan TKD dari sebelumnya berjumlah 2000 lebih orang menjadi hanya 1500 orang dalam APBD TA. 2019.

Atas permintaan tersebut menurut Anwar, Sekda Rote Ndao telah menyanggupi hal itu, sehingga DPRD menyepakati Anggaran untuk TKD, namun dalam perjalanan pemerinta justru mengeluarkan banyak TKD yang sudah lama bekerja dan merekrut banyak tenaga kontak baru.

Ironisnya lagi, kebanyakan TKD baru yang diakomodir oleh pemerintah adalah merupakan Tim sukses atau ada hubungan kekerabatan dengan Tim sukses dari Paket tertentu dalam Pilkada beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Anwar meminta agar Bupati segera membatalkan SK TKD kususnya Lampiran dua sampai menunggu hasil RDP antarapemerintah dan DPRD yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao yang dikonfirmasi media ini terkait dengan Jumlah TKD yang direkrut oleh pemerintah mengatakan, dari dua lampiran SK yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sudah berjumlah 1500 oran sesuai dengan Anggaran yang disediakan dalam APBD (Hendrik)