Ketua DPRD Apresiasi Langkah Bupati Mengangkat Kembali ASN Mantan Napi Korupsi

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rote Ndao, Alfred Saudia memberikan Apresiasi atas Langkah Bupati yang mengaktifkan kembali sejumlah ASN mantan Narapidana Kasus Korupsi di Lingkup pemerintahan Kabupaten Rote Ndao.

Hal itu disampaikan Alfred Saudia saat dimintai keterangan terkait dengan polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait dengan Diaktifkannya kembali Sejumlah ASN mantan Napi Korupsi oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu

Dikatakannya, lembaga DPRD memberikan Apresiasi atas langkah Bupati Rote Ndao yang mengangkat Kembali ASN mantan Napi Korupsi untuk dipekerjakan kembali.

Menurut Ketua DPRD, Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian tentunya paham terhadap aturan yang ada sehingga Bupati mengambil langkah mengaktifkan kembali ASN yang terlibat Kasus Korupsi meskipun telah berkekuatan Hukum tetap untuk itu tidak ada alasan bagi DPRD untuk mempersoalkan hal itu.

Meski demikian, Ketua DPRD mengaku jika dikemudian hari ada dampak Hukum akibat Diaktifkannya Sejumlah ASN mantan napi korupsi tersebut maka itu merupakan tanggung jawab Bupati selaku Pejabat pembina kepegawaian.

“Yah secara lembaga kita memberikan apresiasi atas langkah Bupati yang mengaktifkan kembali ASN Mantan Napi Korupsi, tetapi jika dikemudian hari ternyata melanggar hukum maka tentunya Bupati Sudah Tahu Konsekensinya” kata Alfred yang juga adalah Ketua DPRD Rote Ndao tersebut.

Ketika ditanya apakah ada Tembusan surat pemecatan dan pengangkatan kembali Sejumlah ASN Mantan Napi Korupsi yang disampaikan ke Lembaga DPRD, Alfred mengaku sudah menerima Tembusan Surat Leputusan Bupati Rote Ndao tersebut, namun ia belum mengetahui Dasar Hukum yang dapakai oleh Bupati untuk mengangkat kembali sejumlah ASN mantan Napi Korupsi tersebut, karena hingga saat ini ia belum membacanya.

Sementara itu, seperti yg diberitakan media ini sebelumnya, Advokad PERADI yang juga adalah Koordinator Tim Pembela demokrasi Indonesia (TPDI) wilayah NTT Meridian Dewanta Dado, SH menilai Tindakan yg dilakukan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu yang mengangkat kembali ASN Mantan Narapidana Korupsi untuk dipekerjakan kembali sebagai ASN dan menepati Jabatan semula merupakan preseden Buruk bagi sistem Hukum yang ada di Indonesia.

Meridian Juga menilai, Apa yang dilakukan Bupati Rote Ndao merupakan tindakan melanggar hukum dan merugikan keuangan negara, karena seharusnya ASN Napi Korupsi yang sudah diberhentikan tidak boleh dipekerjakan kembali dan dibayar Hak-hak mereka. (Hen)