FGBMFI U-Pro Rote Lakukan Sosial Ministry di LP Ba’a

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Full Gospel BusinessMan Fellowship International (FGBMFI) U-Pro Rote melakukan pelayanan sosial (Social Ministry) di Lembaga Pemasyarakatan Ba’a pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018.

Pelayanan Sosial berupa ibadah bersama dengan 82 warga binaan dan 12 sipir. Di akhir ibadah bersama, Tim FGBMFI U-Pro Rote makan siang bersama dengan keluarga besar Lembaga Pemasyarakatan Ba’a.

Keseluruhan peserta Pelayanan Sosial sebanyak 106 orang. Ibadah bersama atau fellowship diisi dengan kesaksian oleh Andreas Kuncoro, FGBMen dari Solo dan sharing Firman Tuhan serta Penyampaian Visi,Misi FGBMFI oleh Darwan Tambunan,FGBMen dari Bali.

Dalam kesaksiannya, Andreas Kuncoro menegaskan bahwa setiap manusia itu adalah ciptaan Tuhan yang mulia. Apapun kondisi dan keberadaan seseorang saat ini, tetaplah merupakan ciptaan Tuhan yang mulia.

“Sekalipun. Di mata manusia, kita atau saudara-saudaraku yang ada di sini dianggap tidak berharga,namun Kita tetaplah ciptaan Tuhan yang mulia, karena itu jangan kecewa atau putus asa atas penilaian orang pada diri Kita” gugah Andreas Kuncoro.

Pengusaha roti dan anggur asal Solo ini menghimbau warga binaan agar menjalani proses pemasyarakatan yang dialami dengan penuh sukacita sebagai sebuah sekolah yang harus ditamatkan dengan predikat baik.

Sedangkan Darwan Tambunan dalam sharing Firman Tuhan bersama warga binaan menekankan bahwa kehidupan seseorang yang diberkati dan berkemenangan mestinya dilandaskan pada kehidupan yang selalu mengucap syukur di dalam do’a kepada Tuhan,melakukan pertobatan saat terjatuh dalam dosa dan melepaskan segala bentuk kepahitan hidup berupa iri dan dendam serta berdamai dengan Tuhan dan sesama.

Darwan Tambunan mengajak warga binaan agar memiliki pola hidup Kristiani yang baik yakni mencintai Yesus,membaca Firman Tuhan,membuka hati untuk menerima Roh Kudus agar dituntun hidupnya oleh Roh Kudus.

“Sekembali dari sekolah ini, carilah hamba-hamba Tuhan dan komunitas pelayanan yang baik untuk melibatkan diri agar hidup saudara-saudaraku tetap dalam tuntunan Roh Kudus sehingga tidak terjatuh lagi. Jangan menjadi Kristen Tomat atau tobat dan kumat lagi” pinta Darwan Tambunan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Ba’a, S. Pulungan mengapresiasi kegiatan sosial ministry yang dilakukan oleh FGBMFI U-Pro Rote dan menyampaikan terima kasih kepada Tim FGBMFI seraya mengundang Tim FGBMFI untuk kembali melakukan kegiatannya di waktu-waktu yang akan datang.

“Saya menyampaikan terima kasih atas pelayanannya bagi kami, sangat baik sekali dan lain waktu boleh kembali lagi melakukan pelayanan di sini” pinta Kalapas.

Social Ministry ini adalah yang kedua kalinya dilakukan oleh FGBMFI U-Pro Rote. Kali pertama dilakukan pada bulan April 2018 berupa pemberian bingkisan kasih paket sembako kepada puluhan janda,duda dan anak yatim.piatu warga masyarakat desa Holoama,Tuanatuk dan Kelurahan Mokdale.

Jianfry Elim, Presiden Chapter FGBMGI U-Pro Rote menjelaskan bahwa kegiatan Social Ministry ini dilakukan secara berkala mengambil momentum hari raya gerejawi maupun hari nasional.

FGBMen yang mengikuti Social Ministry di LP Ba’a adalah Andreas Kuncoro (Solo),Darwan Tambunan (Bali), Solomon Billi (Kupang),Ernest Sula,Semy Bulak,Jianfry Elim,Ferdy Faharudin,Rudy Hartono,Charles Sina dan Erasmus Frans (Rote)
(*Field Representatif FGBMFI Rote-Ernest Sula)

share on: