TA. 2015 – 2017 Pemda RoNda Gelontorkan Dana 53 Miliyar Lebih Untuk Bangun RSUD Ba’a

Rote Nado, BERITA NTT.com – Sepanjang Tahun Anggaran 2015 – 2017 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Mengeluarkan Anggaran Untuk Membangun Beberapa Unit bangunan Gedung Rumah Sakit Ba’a dengan total Anggaran Sebesar Rp.53.469.787.000

Pada Tahun 2015 Pemda menganggarkan pembangunan Tiga Unit Ruangan dengan Nilai Kontrak Sebesar Rp.21.465.104.000, dengan rincian pembangunan Rumah Sakit Sebesar Rp. 12.170.000.000, Pembangunan Gedung Poned (Gedung Kebidanan) Sebesar Rp. 3.781.545.000, pembangunan Gedung Rawat inap Sebesar Rp.5.513.559.000

Pada Tahun Anggaran 2016, Pemda Rote Ndao Kembali menganggarkan pembangunan 6 unit Bangunan Gedung dengan total nilai Kontrak Sebesar Rp. 27.858.906.000, dengan rincian pembangunan Ruang Manajemen Rp. 7.580.277.000, pembangunan Ruang Farmasi dan Gudang Obat Sebesar Rp. 3.539.242.000.

Pembangunan Ruang ICU Tahap I dengan Nilai Kontrak Sebesar Rp.2.972.653.000, Pembangunan Gedung Radiologi Sebesar Rp.4.046.305.000, Pembangunan Gedung Poned (lanjutan) Sebesar Rp. 4.021.926.000, dan pembangunan Ruang Rawat Inap Kelas III (Lanjutan) Sebesar Rp.5.698.503.000

Sementara Untuk Tahun Anggaran 2017 Pemda Rote Ndao menganggarkan pembangunan Gedung ICU Tahap II dengan nilai Kontrak Sebesar Rp.4.145.777.000

Ironisnya Besarnya Anggaran yang dikeluarkan Oleh Pemerintah Daerah untuk membangun Rumah Sakit Tersebut tak sebanding dengan hasil yang didapatkan, Kemegahan yang dipandang dari Luar Gedung tersebut, berbanding terbalik dengan Kondisi Fisik yang berada didalam Gedung

Selain itu, ada yang tidak wajar dalam pengerjaan Bangunan Gedung ini, dimana selain mutu pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek, proses tender proyek tersebut juga diduga kuat memuai kontroversi pasalnya Perusahaan pemenang Tender meskipun terdapat beberapa Perusahaan namun perusahaan – perusahaan tersebut dikuasai oleh satu orang saja yang berinisial (M)

Selama ini (M) dikenal sebagai Kontraktor Tunggal yang mengerjakan seluruh Proyek Rumah Sakit dan juga sebagian Besar Proyek Puskesmas Dikabupaten Rote Ndao.

Belum lama ini, dalam kunjungannya ke RSUD Ba’a Ketua Fraksi Gerindra Adrianus Pandie menyayangkan Kondisi Rumah Sakit yang sudah mengalami Rusak berat, komponen Bangunan Seperti Plafon ambruk, Atap Bocor, Toilet Rusak dan juga Keramik Dinding Pecah,

Pada Kesempatan itu, Adrianus Pandie meminta agar Penyidik Kepolisian segera melakukan Penyelidikan atas adanya dugaan kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan seluruh bangunan tersebut (Hendrik)

share on: