Gedung RSUD Ba’a “Sakit” Pansus Desak Polisi Segera Lidik

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Kemegahan Gedung RSUD Ba’a yang selama ini menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao ternyaya berbanding terbalik dengan kondisi yang ada didalam Gedung itu sendiri.

Bangunan Gedung RSUD yang dibangun Setiap Tahun Anggaran Mulai Dari Tahun 2015, 2016 dan tahun 2017 tersebut, kini sedang “sakit kronis”

Pasalnya 5 unit gedung yang dibangun dalam Kurun Waktu Tahun 2015 – 2017 dan menelan Anggaran hingga puluhan Miliar Rupiah itu ternyata Rusak Parah,

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Rote Ndao, Adrianus Pandie yang memantau kondisi Rumah Sakit tersebut Selasa (24/4) siang kemarin menduga Gedung Rumah Sakit tersebut dibangun tidak sesuai Spek

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya Komponen bangunan tersebut yang sudah Rusak Parah, bahkan ada bagian Gedung lain yang terpaksa tidak bisa digunakan oleh Pihak Rumah Sakit karena mengalami kerusakan sangat berat.

Pada ruang Rawat Nginap Kelas III misalnya terdapat, terdapat Keramik tembok pecah dan yang lainnya Roboh ke Lantai,

Selain itu, Atap ruangan Bocor berat, menyebabkan Air membanjiri ruangan tersebut, dan sebagian pelafon ruangan Roboh dan berjatuhan ke lantai ruangan,

Hampir di semua gedung tersebut plafonnya retak dan bahkan dalam kurun waktu satu – dua bulan kedepan bisa saja akan rubuh dan menimpa para pasien maupun tenaga medis yang beraktifitas dalam ruangan tersebut.

Tembok – tembok tempat Pemasangan AC ruangan dibiarkan Berlubang, sebagian besar Kamar Mandi Dan toilet tidak bisa dipakai akibat Klosetnya Rusak Berat, bahkan sejak awal para pegawai mengaku banyak tidak menggunakan kamar WC di Rumah Sakit tersebut karena mengalami kerusakan pada Toiletnya.

Adrianus Pandie meminta agar, Penyidik Kepolisian segera masuk dan melakukan penyelidikan terhadap Dugaan Korupsi pembangunan Gedung Rumah Sakit tersebut, yang menelan APBD hampir Mencapai Kurang lebih 50 Miliar tersebut.

“Saya sebagai Pansus saya pastikan ini akan saya rekomendasikan ke Kepolisian untuk segera Lidik Kasus ini, saya meyakini ada yang tidak beres dalam pembangunan Gedung RSUD Ba’a ini” Ungkap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rote Ndao itu.

Ditempat yang sama, Anggota Pansus DPRD Rote Ndao Djanu Djaja Ibrahim Manafe meragukan Kualitas bangunan Gedung RSUD Ba’a.

Menurutnya, Bangunan Gedung yang menelan Anggaran sampai Puluhan miliyar Rupiah itu harusnya lebih baik dari yang ada saat ini,

Ia juga sependapat dengan Ketua Pansus yang berencana Merekomendasikan temuan tersebut ke pihak penegak hukum untuk diselidiki.

“Yah kita pasti akan rekomendasikan ke penegak hukum, rekan wartawan kan juga bisa liat sendiri kondisi yang ada saat ini, masa baru saja dipakai ko kerusakan ada dimana – mana, artinya ada yang tidak benar dalam pembangunan Gedung ini” Ungkap Djanu Manafe.

Untuk diketahui dari Lima Unit Bangunan yang dibangun dalam rentang waktu Tahun 2016 dan 2017, sudah ada empat Gedung yang sudah dipakai oleh Pihak Rumah Sakit meskipun dalam keadaan memprihatinkan, sementara dua gedung lainnya belum bisa digunakan karena fasilitas pendukung seperti Bola Lampu belum terpasang dan satu unit gedung lainnya baru saja selesai dibangun Pada awal Tahun 2018 sehingga belum bisa diserahkan ke Pihak Rumah Sakit untuk dimanfaatkan (Hendrik)

share on: