Paket LONTAR Harapan Baru Untuk Kemajuan Rote Ndao

Rote Ndao, BERITA NTT.com – Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Bima Fanggidae dan Erens Pella (paket Lontar) hadir untuk merubah Rote Ndao menjadi lebih baik dalam aspek kehidupan sosial kemasyarakatan dan manajemen birokrasi pemerintah.

Oleh karena itu, semua masyarakat diharapkan menyadari benar, bersatu padu, bulatkan tekat atas perjuangan bersama paket Lontar untuk menuju kemenangan pada tanggal 27 Juni yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Rote Ndao, Adrianus Pandie dalam kampanye dialogis paket Lontar di Dusun Takai, Desa Sanggaoen, Selasa, (6/3/2018).

Menanggapi banyaknya masyarakat Rote Ndao yang mengeluh bahwa mereka telah diintimidasi oleh pihak-pihak tertentu dengan berbagai macam cara sehingga membuat suasana tidak nyaman.

Anus Pandie demikian sapaan akrabnya mengatakan, mereka-mereka yang melakukan intimidasi dengan menyuruh kaki tangan alias pesuruhnya adalah orang-orang yang takut kehilangan jabatan dan kekuasaan.

“Mereka-mereka itu hanya menginginkan kepuasan diri sendiri sehingga harus mengintimidasi rakyat agar mengamankan kepetingan mereka”, kata Anus Pandie.

Ia berharap Rakyat jangan takut karena dalam Era Demokrasi dan Reformasi ini masyarakat berkuasa penuh untuk mengangkat pemimpinnya yang dipercaya mampu memimpin dan merubah nasip masyarakat ke arah yang lebih baik.

Sementara dalam kesempatan kampaye dialogis tersebut, Calon Bupati Bima Fanggidae mengatakan, jikalau atas kehendak Tuhan melalui dukungan masyarakat dan apabila paket Lontar menang, maka dirinya bersama calon Wakil Bupati Erens Pella akan merubah sistim birokrasi pemerintahan yang baik dan benar.

“Setiap orang akan ditempatkan pada tempatnya sesuai dengan bidang pendidikan yang ia miliki dan jangan coba-coba bekerja untuk kepentingan diri sendiri, baik dari birokrasi maupun sampai Kepala Desa, karena yang dirugikan adalah masyarakat. Karena yang ingin paket Lontar terapkan adalah pemerintahan yang Jujur, Adil dan Merata”, tegas Bima Fanggidae.

Menyangkut dengan proyek-proyek Bima Fanggidae menghimbau kepada para kontraktor untuk jangan takut diintimidasi karena paket Lontar tidak akan berpikir siapa yang anak tiri dan siapa yang anak emas.

Menurutnya setiap Kontraktor akan bekerja dengan aman dan nyaman,tanpa ada permintaan fee proyek oleh pemerintah, agar terciptalah suatu pekerjaan proyek yang bermutu dan berkualitas baik untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Karena kita bilang kita ini wakil Allah. Kalau wakil Allah pencuri, Dia wakil Allah yang mana. A nya barangkali huruf kecil? Jadi wakil setan barangkali. Kalau saya buat salah tolong tegur, jangan habis pilih orang terus takut dengan orang yang dipilih. Inilah penyakit kita di Rote, kalau saya salah tolong tegur,agar saya jangan merasa benar terus”, tandas Bima Fanggidae.

Lanjut Fanggidae, akhir-akhir ini banyak isu yang sebenarnya tidak masuk di akal, terkesan menyerang paket Lontar.

Bukan masalah menang atau kalah, sambung Bima Fanggidae, namun masalah perubahan karena nantinya yang memilih siapa jadi Bupati ataupun wakil Bupati adalah masyarakat Rote Ndao, pemerintah hanya melayani dengan baik untuk membangun masa depan Rote Ndao, baik perbaikan di sumberdaya manusianya melalui bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan.

“Tentunya kita harus mempunyai data yang akurat dan benar agar kita bisa tahu apa yang mesti dirubah” imbuhnya (Tim Media)

share on: