Pekerjaan Irigasi Mata Ana Diduga Asal Jadi

Boawae, BERITA NTT.com – Pengerjaan saluran  irigasi di Mata Ana Desa Rowa, kecamatan Boawae, kabupaten Nagekeo di duga asal jadi, pasalnya irigasi yang panjangnya 50 meter tersebut tidak mempunyai galian fondasi yang memperkokoh drainase tersebut.

Selain tidak digali fondasi pada saluran irigasi tersebut, permukaan lantai yang berhubungan langsung dengan sungai lebih tinggi dari sungai mata ana,sehingga air tidak bisa dialiri ke sawah para petani.

Amandus salah satu petani kepada media ini Kamis (29/03/2018) mengaku dirinya merasa kecewa dengan pengerjaan saluran iragasi yang asal jadi dan permukaannya lantai saluran irigasi lebih tinggi dari sungai, sehingga air tidak bisa dialiri ke sawah para petani.

Ade liat sendiri ini saluran irigasi, bagaimana mungkin kerja irigasi tapi tidak gali fondasinya, bagaimana mau kuat, lebih parah lagi permukaan lantai yang berhubungan langsung dengan sungai lebih tinggi, bagaimana air bisa mengalir,” katanya kepada media ini.

Menurutnya pembagunan drainase tersebut tidak ada papan informasi yang menjelaskan profil dari proyek tersebut, sehingga para petani kesulitan untuk mengawasi proyek saluran irigasi tersebut.

Amandus berharap pemerintah bisa segera memanggil  pihak konsultan dan kontraktor untuk segera memperbaiki irigasi tersebut sehingga dirinya bisa kerja sawah di musim hujan ini.

Pantuan media ini,  terdapat beberapa tumpukan material di lokasi proyek, selain itu beberapa campuran dan batu pada saluran tersebut mulai terlepas dari badan saluran .(Belmin).

share on: