Tim Nuse Juara Umum Lomba Mancing Piala Bupati Rote Ndao

Rote, Beritantt.com – Lomba Mancing  untuk memperebutkan Piala Bupati Rote Ndao Tahun 2016 yang digelar oleh Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao telah berakhir, Tim Nuse  keluar sebagai Juara umum dalam lomba tersebut dan berhasil membawa pulang satu buah Piala Bergilir dan uang tunai sebesar Rp. 8000.000,00.

Dalam perlombaan tersebut Panitia menetapkan dua kategori Perlombaan yakni Kategori satu adalah berat semua jenis ikan sedangkan kategori dua adalah berat ikan berdasarkan sepsies yang telah ditentukan oleh Panitia.

Dari kategori Berat semua jenis ikan Team Nuse keluar sebagai juara dengan hasil tangkapan berupa ikan jenis Black Marlin dengan bobot 43,7 kg, juara dua diraih oleh Crokodile dengan jenis ikan yang didapat Gergahing dan bobotnya 21,4 kg. Sedangkan juara tiga diraih oleh tim Markopolo dengan jenis ikan yang didapat yakni kerapu yang berbobot 10,9 kg.

Bagi peraih Jura dua dan tiga untuk kategori berat semua jenis ikan panitia memberikan uang pembinaan sebesar masing-masing Rp. 7.000.000,00.- dan Rp. 6.000.000,00.-

Sementara untuk  Kategori spesies diantaranya spesies tenggiri dengan berat 3,2 kg diraih oleh Tim Adiba, spesies Giant Trevally dengan berat 21,4 kg diraih oleh Tim Crocodile, spesies kerapu dengan berat 10, 9 kg diraih oleh tim Marcopolo dan spesies Kakap Merah dengan berat 8,6 kg diraih oleh Tim Kodim 1627 Rote Ndao, selain mendapatkan Piala Tetap masing-masing tim juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000,00.-

Ketua Tim Nuse Yes Nalle saat dikonfirmasi usai menerima Piala bergilir tersebut berharap agar Lomba mancing bisa menjadi agenda Tahunan agar bisa memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Potensi Laut di Kabupaten Rote Ndao masih sangat menjanjikan,

Selain itu dengan adanya kegiatan Lomba Mancing seperti ini, dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak lagi menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak ataupun menggunakan zat-zat kimia yang dapat membunuh semua spesises ikan yang ada di wilayah perairan Rote Ndao.

Yes Nalle juga berharap agar pada tahun depan panitia lebih membuka lagi Spot-spot yang ada sehingga para peserta bisa keluar lebih jauh lagi dari batas yang ditentukan saat ini.

“kalau sekarang kita hanya dibatasi empat mil dari garis pantai, makanya kita tidak bisa keluar dari area itu, sedangkan masih ada banyak spot diluar yang juga punya potensi yang bagus jadi ini bisa menjadi perhatian panitia agar kedepan bisa dibuka lagi spotnya” Ungkap Yes Nalle.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Meliatus Mandalla dalam sambutannya pada acara penutupan kegiatan Lomba Mancing memperebutkan Piala Bergilir Bupati Rote Ndao Tahun 2016 mengatakan, Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao, salah satu cara adalah degan menggali potensi-potensi wisata pendukung agar para wisatawan datang tidak hanya terpaku pada satu destinasi wisata saja.

Hasil yang dicapai dalam Lomba mancing saat ini menunjukkan bahwa Wilayah Kabupaten Rote Ndao memiliki Potensi laut yang bisa dijual keluar agar para wisatawan baik wisatawan Manca negara maupun Wisatawan Domestik yang datang ke Rote Ndao tidak hanya tertuju pada Nembrala sebagai Destinasi Wisata Unggulan melainkan ada juga Potensi Perikanan yang dapat mereka manfaatkan untuk berwisata sambil memancing.

Kegiatan Lomba Mancing harus terus dilaksanakan, untuk itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diharapkan agar dapat mengemas kegiatan seperti ini untuk lebih baik lagi agar kedepan lebih banyak lagi peserta yang ikut baik peserta dari Kabupaten Rote Ndao maupun dari luar daerah. (Hen)

share on: